Home > Pers > KIAMAT atawa Dunia Tak Lama Lagi Pasti Hancur

KIAMAT atawa Dunia Tak Lama Lagi Pasti Hancur bercerita tentang Bumi yang akan luluh lantak (baca: KIAMAT) dalam waktu sebulan lagi. Seorang ilmuwan berkebangsaan Jerman, Profesor Guck, mengetahui hal ini dan berusaha memberitahukan kepada seluruh dunia bahwa dunia akan hancur karena terjangan sebuah komet yang akan menghantam Bumi satu bulan lagi!

Guck pergi menemui Sang Pemimpin! Guck diberi gelar sebagai Pemimpin Tenaga Panas Negara karena penemuannya yang dapat membelokkan komet agar tidak menabrak Bumi. Gelar tersebut tak lama dicabut karena Guck merasa anggapan Sang Pemimpin bahwa kiamat itu rekayasa manusia, rekayasa Yahudi (Freemason, Bolsewik, Yahudi!) terlalu berlebihan. Sang Pemimpin suka dengan ide bahwa kiamat akan menghancur leburkan kemanusiaan. Karena Sang Pemimpin tak kenal kemanusiaan.

Guck pergi berdiskusi dengan dua Diplomat negara berkuasa lainnya. Diplomat satu menganggap kiamat bukan merupakan suatu yang darurat! Diplomat dua tidak ingin keseimbangan Eropa terganggu gara-gara kiamat ini!

KIAMAT. Menjadi Politik.

Guck terkenal di seluruh dunia. Karena Guck secara terus-menerus berkoar-koar Kiamat akan terjadi. Satu bulan lagi, satu minggu lagi, satu hari lagi! Harus ada negara yang mau membeli penemuan Guck dan menjalankan sistemnya. Tetapi, ada birokrasi. KIAMAT harus menunggu! Dia bukan satu-satunya.

mainteater bandung, dalam pementasannya kali ini yang berjudul KIAMAT atawa Dunia Tak Lama Lagi Pasti Hancur mencoba menampilkan suguhan teater yang bersifat komedi satir. Dengan unsur ironi dalam humornya, mencoba mengajak penonton untuk ikut berpikir mengenai betapa nahasnya keadaan politik negeri ini. Adanya tawa dalam getir, mengharapkan penikmat pementasan ini berpikir untuk mulai merubah keadaan dan menjadi pelopor perubahan politik negeri.
Hari/Tanggal : Selasa, Rabu dan Kamis /14 – 16 Desember 2010
Waktu : Pukul 13.00 dan 20.00 WIB
Tempat : Gk. Rumentang Siang, Bandung

Tim Kerja
Pimpinan Produksi : Pradetya Novitri
Dokumentasi : Pandu Persada
Marketing Sponsor : Sarah Safitri
Sutradara : Sahlan Bahuy dan Boris Heilscher
Penata Artistik : Rizkika Lukman Hakim
Penata Lampu : Aep Suherman
Penata Musik : Gohgor, Enry Johan Jauhari
Penata Kostum : Lela Orenz dan Uswatun Hasanah
Penata Rias : Taufik Oy
Koreografer : Giran Ihlas Munggaran
Stage Manager : Karlinda Sebastian
Stage Crew : Aji Setiawan, Febi, Yono
Dramaturg : Wawan Sofwan dan Heliana Sinaga
Penerjemah : Dian Ekawati
Para Pemain : Agung Purnama Putra, Alis Kariani, Alni R. Herdwiyuni, Apsari AzimatPertiwi, Arki Ambiko, Boris Heilscher, Dewi Kartika, Farid Shobri,Heliana Sinaga, Hendra Sundawijaya, Indrawan Babil, Machmudin, May Ramadhan, Mohammad Aditya, Ubed Jubaidilah, Wawan Sofwan

One Coment, RSS

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *